Pages

Sports

Senin, 23 November 2015

PS TNI SIAP JUNGKALKAN PERSELA

Target Menang Lawan Persela, PS TNI Andalkan Kedisiplinan ala Tentara

Target Menang Lawan Persela, PS TNI Andalkan Kedisiplinan ala Tentara
Jakarta - PS TNI berhasil memenangi dua pertandingan pertamanya di turnamen Piala Jenderal Sudirman. Kedisplinan ala tentara disebut sang pelatih, Suharto AD sebagai modal kemampua tim besutannya.

PS TNI saat ini memimpin Grup C setelah mengalahkan Surabaya United 2-1 dan Pusamania Borneo FC lewat adu penalti. Hari Selasa (24/11) besok mereka akan menghadapi Persela Lamongan di Stadion GOR Delta, Sidoarjo.

BACA JUGA : PERSIPURA INGIN MENANG TANPA ADU PENALTI


"Besok kami akan main normal saja, tapi yang penting menang," ujar Suharto Suharto AD setelah usai latihan di lapangan Bataliyon Arhanud Se-8 Sruni, Sidoarjo, Jawa Timur Senin (23/11/2015) pagi.

"PS TNI punya karakter tersendiri, yaitu semangat juang yang tinggi, mobilitas tinggi, cepat dan ngotot, tapi bukan brutal. Itu namanya disiplin TNI," sambungnya.

Suharto mengatakan, dirinya tidak menyiapkan taktik khusus untuk menghadapi Persela, yang dipandangnya sebagai tim kuat dan sudah mapan. Ia hanya akan menekankan kepada seluruh anggota tim untuk mengerahkan kemampuan terbaiknya.

"Semua tergantung pelatih. Kami siap, dan saya pun punya target tersendiri (untuk mencetak gol). Insya Allah kami bisa lolos dari babak penyisihan grup," timpal penyerang Aldino, yang sudah mencetak dua gol untuk PS TNI.

PERSIPURA INGIN MENANG TANPA ADU PENALTI

Bosan Adu Penalti, Persipura Ingin Menang di Waktu Normal

Bosan Adu Penalti, Persipura Ingin Menang di Waktu Normal
Jakarta - Persipura Jayapura harus menjalani dua pertandingan di Piala Jenderal Sudirman dengan adu penalti. Jelang duelnya melawan PSM Makassar, 'Mutiara Hitam' optimistis meraih kemenangan di waktu 90 menit.

Pada laga pertama Grup B Piala Jenderal Sudirman menghadapi Bali United, Persipura bermain imbang 1-1 dan kalah 1-4 dalam adu penalti. Di laga kedua mereka harus bersusah payang menghadapi Semen Padang, sebelum menang 5-3 lewat tos-tosan.



BACA JUGA : TANPA BOAZ PERSIPURA TETAP SOLID

Pelatih Persipura, Osvaldo Lessa, berharap tak ada babak penalti di laga pertandingan melawan PSM di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Senin (23/11). Dia juga sudah menginstruksikan timnya untuk tampil agresif.

"Saya yakin kali ini Persipura bisa menang di waktu normal. Kami bosan adu penalti. Saya agak khawatir. Tapi kami tetap optimitis, apalagi persiapan kami juga lebih baik," ujar Lessa.

Pria asal Brasil ini pun mengaku kondisi pemainnya dalam keadaan baik, sehingga dia yakin timnya bisa tampil maksimal.

"Semua pemain mulai terlihat lebih kompak, begitu juga stamina. Mereka lebih oke kali ini," kata dia.

PSM sendiri saat ini tengah dalam kepercayaan diri yang tinggi, karena mereka berada di puncak klasemen grup B. Namun begitu pelatih Lestiadi meminta timnya tetap hati-hati.

"Kami kira semua tim sama saja dan semua sudah sama-sama saling tahu kekuatan lawan. Namun, saya pastikan ini akan menjadi pertandingan sengit karena babak penyisihan sudah hampir di pengujung," kata Lestiadi.

PSM saat ini memang duduk di puncak klasemen grup B, namun hasil tersebut bisa berubah jika mereka kalah dari Persipura. Pun demikian dengan Mitra Kular yang melorot dari peringkat dua apabila kalah dari Semen Padang.

BANUR BUAT MAITIMO MAKIN AGRESIF

Raphael Maitimo Makin Agresif di Persija Gara-gara Didorong Banur


Foto Persija Gra86lory.‪ 








Gelandang Persija Jakarta, Raphael Maitimo, mengungkapkan rahasia yang membuatnya tampil impresif di laga perdana Piala Jenderal Sudirman. Ia mengatakan hal itu karena posisinya diubah oleh pelatih Bambang Nurdiansyah. Dalam laga penyisihan Grup A, tim Macan Kemayoran sukses mengalahkan Persipasi Bandung Raya (PBR) 2-0 di Stadion Kanjurahan Malang, Kamis (19/11/2015). Maitimo menjadi bintang lapangan dengan mencetak satu gol dan satu assist di pertandingan tersebut. Oleh Labbola, pemain
naturalisasi itu didapuk sebagai man of the match atau pemain terbaik di duel itu. "Saya bisa membuat gol dan assist, karena saya "didorong" coach Bambang. Posisi itu merupakan posisi yang ideal buat saya karena saya jadi bermain agak ke depan," kata Maitimo saat ditemui bola.com di Hotel Ijen Suites, Malang. 


"Pelatih memang sengaja menempatkan saya di sana karena dia tahu karakter permainan saya bisa lebih produktif bila di posisi itu," imbuh Maitimo. Meski begitu, mantan pemain Sriwijaya FC dan Persita Tangerang itu menyatakan kondisi fisiknya belum bugar 100 persen. Hal itu disebabkan sewaktu menikmati liburan di Belanda sebelum memperkuat Persija, dirinya tidak bermain bola sama sekali. "Kondisi saya belum baik sepenuhnya. Saya harus berlatih lebih banyak lagi agar dapat kembali ke performa terbaik saya," jelasnya. Lebih lanjut Maitimo merasa tidak kesulitan beradaptasi dengan tim Persija karena para pemain Macan Kemayoran menerimanya dengan baik. Selain itu ada beberapa pemain yang pernah bermain dengannya. "Saya mengenal para pemain di sini, jadi tidak ada masalah soal adaptasi di Persija," tuturnya.

KAS HARTADI PUJI SKUAD PERSIB

Berbeda dengan Iwan Setiawan, Kas Hartadi Puji Skuad Persib

Senin,23 November 2015
Pelatih Pusamania Borneo FC (PBFC), Kas Hartadi berbeda dengan eks arsitek Pesut Etam, Iwan Setiawan. Menurut Kas Hartadi, yang pernah menukangi Sriwijaya FC Persib merupakan tim yang bagus.

Komposisi skuad menjadi alasannya. Persib juga disebut tak bisa diremehkan, apalagi sudah tertanam hasrat menjadi juara.

 BACA JUGA : DEBUT MANIS KAS HARTADI

"Persib tim yang solid. Banyak pemain bintang. Tim mereka juga bermental juara. Kami harus mewaspadai dan bekerja sekaligus fokus untuk meraih hasil terbaik," kata Kas Hartadi dikutip dari laman PBFC.
Hal ini disampaikan oleh Kas Hartadi jelang pertemuan PBFC dengan Persib di lanjutan penyisihan Grup C Piala Jenderal Sudirman di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Jumat (27/11). Laga akan dilakoni setelah PBFC menekuk Persela 1-0, sementara Persib kalah 0-1 dari Surabaya United.
"Tentu akan saya optimalkan untuk mengevaluasi kekurangan. aya akui kemarin kami memang menang, cuma secara permainan anak-anak belum seratus persen. Tapi saya tetap apresiasi usaha dan kerja keras para pemain saya," jelas Kas Hartadi.

KONATE DAN MAIGA SIAP PERLANCAR JALAN T-TEAM

RD Berharap Konate dan Maiga Perlancar Jalan T-Team Promosi

Senin,23 November 2015
Pelatih yang sebelumnya menangani Persija Jakarta, Rahmad Darmawan, berharap Makan Konate dan Abdoulaye Maiga memperlancar jalan T-Team promosi ke kasta tertinggi kompetisi sepak bola Malaysia, Malaysia Super League. Harapan disampaikan RD, panggilan Rahmad Darmawan menyusul informasi T-Team lewat laman Facebook-nya.

T-Team menyebut bahwa dua legiun asing asal Mali yang membela dua klub Indonesia masing-masing Persib Bandung dan Sriwijaya FC itu akan ikut Rahmad Darmawan ke Malaysia. Makan Konate dan Abdoulaye Maiga pun akan melengkapi komposisi pemain asing di skuad berjuluk The Titans untuk Malaysia Premier League musim 2016.
"Semoga penampilan mereka di klub sebelumnya bisa membantu T-Team promosi," kata Rahmad Darmawan, Senin (23/11).

Baca juga: KONATE NYUSUL RAHMAD DARMAWAN

Promosi ke Malaysia Super League merupakan target yang dipatok manajemen T-Team. Itu sebelumnya juga dijelaskan Rahmad Darmawan setelah memastikan akan menangani T-Team.
"Untuk pemain lokal Malaysia, saya tidak tahu banyak. Tapi saya sudah menonton T-Team bermain dalam pertandingan atau kompetisi. Menurut saya, mereka pemain-pemain yang bagus dan memiliki prospek bagus," terang Rahmad Darmawan.

JIKA LOLOS KONTRAK PEMAIN PERSIJA DIPERBAHARUI

Kontrak Pemain Persija Bakal Diperbaharui Usai Lolos Fase Grup

Foto Persija Gra86lory.‪













Manajemen Persija Jakarta menerapkan kebijakan berbeda terkait kontrak pemain dan pelatih di Piala Jenderal Sudirman .
Seluruh awak Macan Kemayoran hanya dikontrak sampai babak penyisihan grup.
Proses kerja sama bakal direvisi ulang setelah lolos dari babak penyisihan grup. Keputusan ini dilakukan untuk menekan penumpukan tunggakan seperti di Piala Presiden lalu.
Sebelumnya Persija menyodorkan kontrak
selama dua bulan atau berdasarkan durasi
turnamen di Piala Presiden.

 BACA JUGA : TANPA MAIGA LAWAN PERSIJA

Namun, manajemen kembali menunggak sebulan gaji pemain karena Ismed Sofyan dkk terhenti di fase grup.
"Kami tidak mau mengulangi pengalaman di Piala Presiden kemarin. Jadi, kali ini pemain hanya dikontrak sampai babak penyisihan. Kalau
lolos, maka kami akan beri kontrak baru ke pemain," kata Asher Siregar , wakil Presiden Klub Persija Jakarta .
Meski demikian, para pemain dan pelatih bakal digelontorkan bonus di luar kontrak seusai bertanding. Sebab, setiap tim pemenang maupun kalah berhak mengantongi match fee dari penyelenggara turnamen.
Pada turnamen ini, tim pemenang dalam waktu normal berhak mendapatkan Rp 125 juta. Sementara tim yang kalah akan menerima uang sebesar Rp 75 juta.
Jika dalam waktu normal pertandingan
berakhir imbang, maka laga akan dilanjutkan ke babak adu penalti. Tim pemenang di babak penalti berhak mengantongi Rp 110 juta dan yang kalah Rp 90 juta.
‪

DJANUR MINTA PERSIB BANGKIT

PELATIH PERSIB BANDUNG YAKIN TIMNYA LOLOS



Pelatih Persib Bandung, Djadjang Nurdjaman, tak ingin para pemainnya terus larut dalam kesedihan lantaran kalah dari Surabaya United, skor 1-0, Sabtu (21/11) lalu. Mengingat, masih ada dua laga sisa yang harus dijalani skuat Maung Bandung pada fase grup C turnamen Piala Jenderal Sudirman (PJS).  Pelatih yang akrab disapa Djanur itu mengakui, Atep Rizal dan kawan-kawan memang tidak dalam performa terbaik di laga itu.

 BACA JUGA : TANPA MAIGA LAWAN PERSIJA

"Kami harus segera bangung, agar bisa memperbaiki seluruh penampilan sebelum menghadapi pertandingan ke depan. Jadi, kami harus bangkit," ucap Djadjang.
Namun begitu, Djanur menuturkan bukan hal yang mudah untuk memetik kemenangan pada dua laga berikutnya nanti. Apalagi lawan yang akan dihadapi juga memiliki motivasi dan peluang yang sama untuk lolos ke babak selanjutnya.
Pada dua laga tersisa, Persib akan menghadapi Pusamania Borneo FC (27/11) dan PS TNI (30/11). "Saya percaya, tim ini memiliki kebersamaan dan kekompakan untuk berjuang bersama memetik dua pertandingan sisa dan lolos ke babak berikutnya," tegasnya.